Kembali ke Laporan

Laprak 1 — Instalasi & Konfigurasi Laravel

Pemrograman Web · Pertemuan 6

Saskia Alifah 2411531002 Pemrograman Web Laravel 13

Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu:

  • Melakukan instalasi Laragon sebagai local server environment
  • Melakukan instalasi Laravel dan tools pendukungnya (Composer, Node.js, Git, NPM)
  • Mengonfigurasi environment development Laravel
  • Memahami struktur dasar project Laravel dan konsep MVC
  • Menjalankan aplikasi Laravel melalui browser
  • Membuat project baru Laravel dan mengimplementasikan pola MVC

Laravel adalah framework PHP open source yang dikembangkan oleh Taylor Otwell. Framework ini dirancang dengan arsitektur MVC (Model–View–Controller) untuk mempermudah dan mempercepat pengembangan aplikasi web yang modern dan terstruktur.

Beberapa fitur unggulan Laravel antara lain: Eloquent ORM untuk interaksi database yang intuitif, Blade Templating Engine untuk pembuatan tampilan dinamis, Artisan CLI untuk otomatisasi tugas development, serta sistem Routing dan Middleware yang fleksibel.

Laragon merupakan local development environment untuk Windows yang ringan dan mudah digunakan. Laragon sudah menyertakan Apache/Nginx, PHP, MySQL, dan berbagai tools lainnya dalam satu paket, sehingga mempercepat proses setup environment Laravel tanpa konfigurasi manual yang rumit.

  • Laptop / Komputer (OS Windows)
  • Laragon Full (local server environment)
  • Visual Studio Code
  • Browser (Google Chrome / Firefox)
  • Composer, Node.js, GIT, NPM
  • Koneksi internet untuk download tools
1Download dan Instalasi Laragon

Langkah pertama adalah mengunduh Laragon Full dari situs resminya. Laragon Full sudah mencakup PHP, Apache, MySQL, dan berbagai tools yang dibutuhkan untuk development Laravel.

1.1 — Cari Laragon di Google

Buka browser, ketik "download laragon" di Google, lalu klik hasil pencarian menuju situs resmi laragon.net.

Pencarian Laragon di Google
Gambar 1 – Pencarian "download laragon" di Google
1.2 — Halaman Resmi Laragon

Setelah masuk ke situs laragon.net, pilih versi Laragon Full yang mencakup semua komponen yang dibutuhkan, lalu klik tombol download.

Halaman download Laragon
Gambar 2 – Halaman resmi Laragon, pilih Laragon Full
1.3 — Proses Download

Tunggu proses download file installer Laragon selesai. Ukuran file Laragon Full sekitar 170–200 MB tergantung versi.

Proses download Laragon
Gambar 3 – Proses download file installer Laragon
1.4 — Jalankan Installer

Buka file installer yang sudah didownload, ikuti langkah-langkah wizard instalasi. Pilih direktori instalasi (default: C:\laragon) lalu klik Install.

Wizard installer Laragon
Gambar 4 – Wizard installer Laragon
1.5 — Instalasi Selesai, Buka Laragon

Setelah instalasi selesai, buka Laragon. Klik tombol "Start All" untuk menjalankan semua service (Apache dan MySQL). Pastikan indikator status berwarna hijau.

Tampilan awal Laragon
Gambar 5 – Tampilan Laragon setelah berhasil diinstall
Laragon Start All
Gambar 6 – Laragon dengan semua service aktif (Start All)
2Verifikasi Tools Pendukung Laravel

Laragon Full sudah menyertakan PHP, Composer, Node.js, dan NPM secara otomatis. Verifikasi semua tools sudah terinstall dengan benar menggunakan terminal Laragon (klik kanan ikon Laragon di system tray → Terminal).

bash
# Cek versi Composer
composer --version

# Cek versi Git
git --version

# Cek versi Node.js
node --version

# Cek versi NPM
npm --version

Jika semua perintah menampilkan nomor versi tanpa error, berarti semua tools siap digunakan.

Verifikasi versi tools
Gambar 7 – Output versi Composer, Git, Node.js, dan NPM
Jika Git belum terinstall, download di git-scm.com/downloads/win. Laravel 13 membutuhkan minimal PHP >= 8.2 dan Composer untuk manajemen dependency.
3Membuat Project Laravel

Ada dua cara membuat project Laravel: menggunakan Laravel Installer atau Composer. Pada praktikum ini digunakan Composer karena lebih umum dan tidak memerlukan instalasi tambahan.

Buka terminal Laragon, lalu jalankan perintah berikut:

bash
# Buat project Laravel 13
composer create-project laravel/laravel laravel --prefer-dist

Proses ini akan mengunduh semua dependency Laravel dan membutuhkan beberapa menit tergantung kecepatan internet.

Membuat project Laravel
Gambar 8 – Proses pembuatan project Laravel dengan Composer
Download dependency selesai
Gambar 9 – Proses download dependency Laravel selesai
4Menjalankan Project Laravel

Setelah project berhasil dibuat, masuk ke direktori project dan jalankan server development bawaan Laravel menggunakan Artisan CLI.

bash
# Masuk ke direktori project
cd laravel
Masuk ke direktori project
Gambar 10 – Masuk ke direktori project Laravel
bash
# Jalankan server development Laravel
php artisan serve
php artisan serve
Gambar 11 – Server Laravel berjalan di localhost:8000

Buka browser dan akses http://localhost:8000. Jika muncul halaman welcome Laravel, berarti instalasi berhasil.

Halaman welcome Laravel
Gambar 12 – Halaman welcome Laravel berhasil ditampilkan di browser
5 Challenge: Penerapan MVC pada Laravel

Pada bagian ini kita akan mengimplementasikan pola MVC secara sederhana dengan membuat halaman user menggunakan Controller, View, dan Routing.

  1. Membuat Controller "UserController"

    Jalankan perintah Artisan berikut di terminal untuk membuat controller baru:

    bash
    php artisan make:controller UserController
    Membuat UserController
    Gambar 13 – Pembuatan UserController berhasil
  2. Membuat Function Index di UserController

    Buka file app/Http/Controllers/UserController.php di VS Code, lalu tambahkan method index() yang akan mengirim data ke view:

    Method index UserController
    Gambar 14 – Method index() pada UserController
  3. Membuat View resources/views/user/index.blade.php

    Buat folder user di dalam resources/views/, kemudian buat file index.blade.php dengan tampilan HTML sederhana:

    Membuat view blade
    Gambar 15 – Isi file index.blade.php untuk tampilan User
  4. Menambahkan Routing di routes/web.php

    Buka file routes/web.php dan tambahkan route untuk URL /user yang mengarah ke UserController@index:

    Routing /user
    Gambar 16 – Routing /user ditambahkan di routes/web.php
  5. Akses Route di Browser

    Pastikan server masih berjalan (php artisan serve), lalu buka browser dan akses http://127.0.0.1:8000/user. Halaman akan menampilkan teks "Hello dari User Index!" sebagai bukti MVC berhasil diimplementasikan.

    Halaman /user di browser
    Gambar 17 – Halaman /user menampilkan "Hello dari User Index!" di browser

Praktikum ini berhasil dilaksanakan secara menyeluruh, mulai dari proses download dan instalasi Laragon sebagai local server environment, verifikasi tools pendukung (Composer, Node.js, Git, NPM), pembuatan project Laravel 13, konfigurasi koneksi database dari SQLite ke MySQL, hingga menjalankan migration.

Penerapan pola MVC juga berhasil diimplementasikan dengan membuat UserController sebagai Controller, file index.blade.php sebagai View, dan mendefinisikan route /user di web.php. Hasilnya, halaman "Hello dari User Index!" berhasil ditampilkan di browser, membuktikan bahwa alur MVC — dari Request → Routing → Controller → View — berjalan dengan benar.

Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:

  1. Laragon Full berhasil diinstall dan menyediakan environment siap pakai (PHP, MySQL, Apache) tanpa konfigurasi manual yang rumit.
  2. Laravel 13 berhasil diinstall dan dikonfigurasi menggunakan Composer dengan semua dependency yang dibutuhkan terpenuhi.
  3. Struktur project Laravel mengikuti pola MVC yang memisahkan logic (Controller), tampilan (View), dan data (Model), sehingga kode lebih terorganisir dan mudah dikembangkan.
  4. Server development Laravel berjalan dengan baik menggunakan perintah php artisan serve dan dapat diakses melalui browser di localhost:8000.
  5. Routing, Controller, dan View berfungsi sesuai harapan — terbukti dengan keberhasilan menampilkan halaman /user di browser.